Peran Peternakan Dalam Perekonomian Nasional

Peran Peternakan Dalam Perekonomian Nasional
   
Peternakan adalah kegiatan memelihara hewan ternak untuk dibudidayakan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut. Tujuan peternakan adalah mencari keuntungan dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi yang telah dikombinasikan secara optimal. Sektor peternakan mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia baik dalam pembentukan PDB dan penyerapan tenaga kerja maupun dalam penyediaan bahan baku industri.

Sub sektor peternakan berpotensi besar untuk dikembangkan Sub sektor peternakan menjadi basis ekonomi dan berperan besar bagi pembangunan suatu wilayah karena memiliki surpul pendapatan yang cukup besar, misalkan di Kabupaten Agam pada tahun 2012 pendapatan Rp 3.369,09 juta dan tahun 2013 sebesar 3.467,44 juta seiring itu subsektor peternakan memiliki pola menyebar meskipun laju pertumbuhannya negatif atau lambat tetapi memiliki daya saing yang baik.

Berdasarkan data dari Kementan, subsektor pertanian berperan penting untuk proses pembangunan, terutamnya di daerah perdesaan. Dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kontribusi dari subsektor peternakan tercatat sebesar 1,57% pada tahun 2017. Dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistika (BPS) dari per Agustus 2017, subsektor peternakan berkontribusi menyerap tenaga kerja sebesar 3,84 juta atau 11,51% dari total sektor pertanian. Data sementara terhadap total tenaga kerja nasional, subsektor peternakan berkontribusi sebesar 3,17%.

Komentar